It’s Okay to Feel
💛 It's Okay to Feel
perasaan juga bagian dari tumbuh
Saat remaja, kita mengalami banyak hal pertama kali: pertama kali jatuh hati, pertama kali kecewa, pertama kali pulang sekolah sembari mikir "kenapa sedih tapi gak tahu alasannya?"
Semua itu wajar. Semua itu bagian dari tumbuh ✨
1. It's Okay to Sedih
Sedih bukan lemah. Sedih bukan drama. Sedih adalah cara hati berbicara bahwa ada sesuatu yang penting.
2. It's Okay to Bingung
Bingung bukan berarti salah arah. Kadang bingung adalah ruang kosong sebelum menemukan jawaban.
3. It's Okay to Senang Tanpa Alasan
Tidak perlu alasan besar untuk merasa bahagia. Kadang hal kecil seperti snack favorit, playlist baru, atau outfit lucu sudah cukup.
4. It's Okay to Tidak Produktif
Istirahat bukan kemunduran. Recharge adalah bagian dari proses supaya kamu bisa lanjut lagi.
5. It's Okay to Punya Batas
Kamu tidak harus ikut semua kegiatan, jaga semua orang, atau memenuhi semua ekspektasi.
Menjaga diri juga penting.
🌼 Yang Tidak Apa-Apa Itu Justru Bagian dari Tumbuh
Tumbuh bukan hanya tentang menjadi lebih pintar. Kadang tumbuh adalah belajar menerima perasaan tanpa menghakimi diri sendiri.
💐 Penutup Seri
Kalau kamu masih mencari, masih belajar, masih berproses — itu sangat manusiawi.
Yang penting kamu tetap ada di sini, tetap merasa, tetap mencoba, dan tetap hidup.
Kamu tidak harus sempurna untuk berharga 🌸
Kamu cukup karena kamu adalah kamu.
😊
Post a Comment for "It’s Okay to Feel"